Tuesday, February 7, 2017

. Fungsi dan Tujuan Modul Pembelajaran



. Fungsi dan Tujuan Modul Pembelajaran
Menurut B. Suryosubroto (2002: 18), fungsi dan tujuan digunakannya modul adalah:
1) Tujuan pendidikan dapat dicapai secara efektif dan efisien
2) Murid dapat mengikuti program pendidikan sesuai dengan kecepatan dan kemampuannya sendiri
3) Murid dapat sebanyak mungkin menghayati dan melakukan kegiatan belajar sendiri baik dibawah bimbingan atau tanpa bimbingan guru
4) Murid dapat menilai dan mengetahui hasil belajarnya sendiri secara berkelanjutan
5) Murid benar-benar menjadi pusat perhatian dalam kegiatan belajar mengajar
6) Kemajuan siswa dapat diikuti dengan frekuensi yang lebih tinggi melalui evaluasi yang dilakukan setiap modul berakhir
7) Modul disusun dengan berdasarkan konsep mastery learning yang menekankan bahwa murid harus secara optimal menguasai bahan pelajaran yang disajikan dalam modul.
Dari uraian yang telah dikemukakan B.Suryosubroto diatas dapat diketahui bahwa dengan belajar melalui modul, siswa akan:
1) Tertarik belajar melalui modul;
2) Mengetahui sejauh mana pengetahuannya sebelum mempelajari materi pokok bahasan tertentu;
3) Dapat mempelajari kronologis dari tiap pokok bahasan dengan melihat dan mempelajari uraian dan contoh;
4) Dapat mengerjakan soal-soal kemudian mencocokan hasil pekerjaannya dengan jawaban yang telah tersedia dalam modul;
5) Dapat mempelajari buku-buku referensi yang telah diberitahukan dalam modul sebagai rujukan bila mengalami kesulitan dalam mempelajari modul. 

Dari uraian-uraian di atas diketahui bahwa modul adalah satuan pelajaran yang tersendiri dan dapat digunakan untuk membantu mempermudah siswa dalam belajar. Dengan adanya modul siswa diharapkan dapat berlatih mandiri, berani mengungkapkan pendapat dan belajar mengembangkan logika berfikir dan penalarannya. Penggunaan modul dalam pembelajaran PKn ini adalah sebagai  umpan balik bagi siswa dan guru. Bagi guru modul PKn dapat digunakan untuk mempermudah dalam memberikan atau menjelaskan materi. Bagi siswa modul merupakan alat untuk belajar mandiri dan bertanggung jawab serta kerjasama dengan teman-temannya. 
 
Tujuan pengajaran modul adalah sebagai berikut:
1) Membuka kesempatan bagi siswa untuk belajar menurut kecepatan masing-masing. Dianggap bahwa siswa tidak akan mancapai hasil yang sama dalam waktu yang sama dan tidak sedia mampelajari sesuatu yang sama pada waktu yang sama 
 
2) Memberi kesempatan bagi siswa belajar menurut cara belajar masing masing, oleh sebab itu mereka menggunakan teknik yang berbeda-beda untuk memecahkan masalah tertentu berdasarkan latar belakang pengetahuan dan kebiasaan masing-masing. Pengajaran modul yang baik memberikan aneka ragam instruksional, seperti membaca buku pelajaran, buku perpustakaan, majalah, slide, mendengarkan audio-tape, dsb. 
 
3) Memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat
verbal.
4) Mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera siswa.
5) Tujuan pendidikan dapat dicapai secara efektif dan efisien.
6) Modul disusun berdasarkan prinsip “mastery learning”, yakni suatu
konsep yang menekankan bahwa siswa harus secara optimal atau menguasai materi pelajaran yang disajikan melalui modul (B.Suryosubroto
2002: 19). 

No comments: