. Fungsi
dan Tujuan Modul Pembelajaran
Menurut
B. Suryosubroto (2002: 18), fungsi dan tujuan digunakannya modul adalah:
1)
Tujuan pendidikan dapat dicapai secara efektif dan efisien
2) Murid
dapat mengikuti program pendidikan sesuai dengan kecepatan dan kemampuannya
sendiri
3) Murid
dapat sebanyak mungkin menghayati dan melakukan kegiatan belajar
sendiri baik dibawah bimbingan atau tanpa bimbingan guru
4) Murid
dapat menilai dan mengetahui hasil belajarnya sendiri secara berkelanjutan
5) Murid
benar-benar menjadi pusat perhatian dalam kegiatan belajar mengajar
6)
Kemajuan siswa dapat diikuti dengan frekuensi yang lebih tinggi melalui evaluasi
yang dilakukan setiap modul berakhir
7) Modul
disusun dengan berdasarkan konsep mastery learning yang menekankan
bahwa murid harus secara optimal menguasai bahan pelajaran
yang disajikan dalam modul.
Dari
uraian yang telah dikemukakan B.Suryosubroto diatas dapat diketahui bahwa
dengan belajar melalui modul, siswa akan:
1)
Tertarik belajar melalui modul;
2)
Mengetahui sejauh mana pengetahuannya sebelum mempelajari materi pokok
bahasan tertentu;
3) Dapat
mempelajari kronologis dari tiap pokok bahasan dengan melihat dan
mempelajari uraian dan contoh;
4) Dapat
mengerjakan soal-soal kemudian mencocokan hasil pekerjaannya dengan
jawaban yang telah tersedia dalam modul;
5) Dapat
mempelajari buku-buku referensi yang telah diberitahukan dalam modul
sebagai rujukan bila mengalami kesulitan dalam mempelajari modul.
Dari
uraian-uraian di atas diketahui bahwa modul adalah satuan pelajaran yang
tersendiri dan dapat digunakan untuk membantu mempermudah siswa dalam belajar.
Dengan adanya modul siswa diharapkan dapat berlatih mandiri, berani mengungkapkan
pendapat dan belajar mengembangkan logika berfikir dan penalarannya.
Penggunaan modul dalam pembelajaran PKn ini adalah sebagai umpan
balik bagi siswa dan guru. Bagi guru modul PKn dapat digunakan untuk mempermudah
dalam memberikan atau menjelaskan materi. Bagi siswa modul merupakan
alat untuk belajar mandiri dan bertanggung jawab serta kerjasama dengan
teman-temannya.
Tujuan
pengajaran modul adalah sebagai berikut:
1)
Membuka kesempatan bagi siswa untuk belajar menurut kecepatan masing-masing.
Dianggap bahwa siswa tidak akan mancapai hasil yang sama dalam
waktu yang sama dan tidak sedia mampelajari sesuatu yang sama
pada waktu yang sama
2)
Memberi kesempatan bagi siswa belajar menurut cara belajar masing masing,
oleh sebab itu mereka menggunakan teknik yang berbeda-beda untuk
memecahkan masalah tertentu berdasarkan latar belakang pengetahuan
dan kebiasaan masing-masing. Pengajaran modul yang baik memberikan
aneka ragam instruksional, seperti membaca buku pelajaran, buku
perpustakaan, majalah, slide, mendengarkan audio-tape, dsb.
3)
Memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat
verbal.
4)
Mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera siswa.
5)
Tujuan pendidikan dapat dicapai secara efektif dan efisien.
6) Modul
disusun berdasarkan prinsip “mastery learning”, yakni suatu
konsep
yang menekankan bahwa siswa harus secara optimal atau menguasai
materi pelajaran yang disajikan melalui modul (B.Suryosubroto
2002:
19).
No comments:
Post a Comment